UJI
FRIEDMAN
Pengertian
Friedman
test adalah uji statistic non parametrik dengan bentuk two ways analysis of
variance. Uji Friedman memiliki syarat, yaitu tidak ada pengulangan perlakuan
bagi tiap – tiap percobaan. Artinya, hanya ada satu pengamatan untuk setiap
perlakuan. Selain itu, perlakuan yang digunakan setidak-tidaknya sebanyak 3
perlakuan.
Kegunaan
• Untuk mengetahui perbedaan lebih
dari dua kelompok sampel yang saling berhubungan.
• Alternative dari Anova dua jalur. Uji ini dilakukan jika
asumsi-asumsi dalam statistik parametris tidak terpenuhi, atau juga karena
sampel yang terlalu sedikit.
• Untuk menguji hipotesis 2 sampel berpasangan dimana
perlakuan yang di terapkan terhadap objek lebih dari 2 kali.
Asumsi/Syarat
• Sampel berpasangan
• Data berdistribusi tidak normal
• Skala Data minimal
Ordinal
• Data termasuk Dependent
• Sama dengan two ways anova pada statistik parametrik
Langkah
Uji
• Memberi peringkat masing- masing observasi,
mulai dari nilai terendah ke
nilai terbesar
• Bila terdapat beberapa angka yang sama dalam blok,
angka – angka yang sama diberi nilai rata – rata
• Menjumlahkan peringkat pada masing – masing perlakuan.
Hasil perlakuan disebut Rj Dengan j = 1,2,…,k
• H0 benar bila jumlah peringkat (Rj) pada masing –
masing kelompok perlakuan sama.
• Bila H0 benar, nilai harapan Rj adalah = b(k+1)/2,
dengan b = banyaknya blok dank = banyaknya perlakuan
• H0 salah bila jumlah peringkat salah satu kelompok
perlakuan > jumlah peringkat perlakuan lainnya.
• H0 benar maka perbedaan – perbedaan antara Rj dan
b(k+1)/2 makin kecil, sehingga menghasilkan statistik uji S Friedman yang kecil
pula
• Sebaliknya, jika H0 keliru maka statistik uji S
Friedman akan semakin besar
• Tabel Xr2 bisa digunakan jika k ≤ 3 dan b ≤ 9, atau jika
k ≤ 4 dan b ≤ 4
• statistik uji X2 untuk uji Friedman ditulis
• sebagai Xr2, dengan formula sebagai berikut:
• Xr2= 12S/bk(k+1)
Keputusan
Statistik
- Ho di tolak bila probabilitas untuk memperoleh statistik sebesar Xr2 adalah tingkat kemaknaan α
- Nilai p dilihat pada tabel Xr2 Distribusi statistik Xr2 dengan derajat bebas k-13.
- Jika k>3 dan b>9, atau k>4 dan b>4, maka kita dapat menggunakan tabel X2 dengan derajat kebebasan k-1 dan derajat kemaknaan α






0 komentar:
Posting Komentar