Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Container Icon

page

STATISTIK LANJUT


UJI FRIEDMAN

Pengertian
Friedman test adalah uji statistic non parametrik dengan bentuk two ways analysis of variance. Uji Friedman memiliki syarat, yaitu tidak ada pengulangan perlakuan bagi tiap – tiap percobaan. Artinya, hanya ada satu pengamatan untuk setiap perlakuan. Selain itu, perlakuan yang digunakan setidak-tidaknya sebanyak 3 perlakuan.


Kegunaan
      Untuk mengetahui perbedaan lebih dari dua kelompok sampel yang saling berhubungan.
      Alternative dari Anova dua jalur. Uji ini dilakukan jika asumsi-asumsi dalam statistik parametris tidak terpenuhi, atau juga karena sampel yang terlalu sedikit.
      Untuk menguji hipotesis 2 sampel berpasangan dimana perlakuan yang di terapkan terhadap objek lebih dari 2 kali.

Asumsi/Syarat
      Sampel berpasangan
      Data berdistribusi tidak normal
      Skala Data  minimal Ordinal
      Data termasuk Dependent
      Sama dengan two ways anova pada statistik parametrik

Langkah Uji
      Memberi peringkat masing- masing observasi, mulai dari nilai terendah ke nilai terbesar
      Bila terdapat beberapa angka yang sama dalam blok, angka – angka yang sama diberi nilai rata – rata
      Menjumlahkan peringkat pada masing – masing perlakuan. Hasil perlakuan disebut Rj   Dengan j = 1,2,…,k
      H0 benar bila jumlah peringkat (Rj) pada masing – masing kelompok perlakuan sama.
      Bila H0 benar, nilai harapan Rj adalah = b(k+1)/2, dengan b = banyaknya blok dank = banyaknya perlakuan
      H0 salah bila jumlah peringkat salah satu kelompok perlakuan > jumlah peringkat perlakuan lainnya.
      H0 benar maka perbedaan – perbedaan antara Rj dan b(k+1)/2 makin kecil, sehingga menghasilkan statistik uji S Friedman yang kecil pula
      Sebaliknya, jika H0 keliru maka statistik uji S Friedman akan semakin besar
      Tabel Xr2 bisa digunakan jika k ≤ 3 dan b ≤ 9, atau jika k ≤ 4 dan b ≤ 4
      statistik uji X2 untuk uji Friedman ditulis
      sebagai Xr2, dengan formula sebagai berikut:
      Xr2= 12S/bk(k+1)

Keputusan Statistik

  • Ho di tolak bila probabilitas untuk memperoleh statistik sebesar Xr2 adalah tingkat kemaknaan α 
  • Nilai p dilihat pada tabel Xr2 Distribusi statistik Xr2 dengan derajat bebas k-13.   
  •  Jika k>3 dan b>9, atau k>4 dan b>4, maka kita dapat menggunakan tabel X2  dengan derajat kebebasan k-1 dan derajat kemaknaan α



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar